Flange to Flange Joint

Bookmark and Share

Gmb 1: Dresser Joint pada Reducer Tee PE

Penyambungan pipa HDPE (High Density Polyethylene) / pipa PE dapat dilakukan dengan cara:

  1. Butt Fusion joint yaitu menyambung dengan menggunakan mesin butt fusion biasa disebut juga PE WELDED MACHINE.
  2. Electrofusion Joint yaitu dengan menggunakan fitting electrofusion yang telah dilengkapi dengan elektroda. Mesin yang digunakan adalah Electrofusion machine.
  3. Socket Fusion yaitu dengan menggunakan melt fusion machine. Pada umumnya untuk diameter pipa kecil saja.
  4. Compression fitting joint, disini seluruh fittingnya menggunakan system compression (compression fitting).
  5. Flange to Flange Joint, penyambungan ini menggunakan stub end flange dan backing ring.

Gbr 2: Stub end, pipa PE dan Backing ring

FLANGE TO FLANGE JOINT biasanya digunakan untuk industri serta pertambangan. Sambungan flange ketemu dengan flange digunakan mur dan baut (bolt and nut) serta dipakai juga gasket diantaranya. Sambungan ini ada yang menggunakan 8 lubang (JIS) dan ada yang menggunakan 16 lubang (PN).




Gbr 3: Flange to flange joint dengan fleksibel pipe.



Gbr 4: Stub end dan Flange Gbr 5: Backing ring galvanise


Contoh-contoh penggunaan Stub end dan Flange pada beberapa sambungan pipa PE:



Gbr 6: Flowmeter yang menggunakan flange. Gbr 7: Jaringan pipa PE untuk gas methane





Gbr 8: Stub end dan flange pada gas methane. Gbr 9: Tee galvanise dgn flange to flange joint.





Gbr 10: Penyambungan stub end dgn butt fusion joint.
Untuk keterangan lebih lanjut,


Segera hubungi:

Ahmadrudy
+62 896 8417 0791, +62 823 1074 2585 (WA)
ahmadrudy@hotmail.com


WARGA TEHNIK MEKANIKA
021 849 99 139, 021 849 99 361
Fax. 021 849 98 927
Jalan Dr Ratna no.1001-5, Jatibening
Bekasi 17421


Visit our websites:





{ 1 komentar... Views All / Post Comment! }

Rudy Permadi mengatakan...

pipa hdpe, pipa pe, hdpe pipe